SMK MUHAMMADIYAH 5 KALITIDU, SIAP MANFAATKAN “KELAS MAYA” RUMAH BELAJAR KEMDIKBUD SAAT SISWA PRAKERIN

Sosialisasi Rumah Belajar yang dilakukan oleh salah satu kepanjangan tangan dari Pustekkom, yang juga guru di SMK Muhammadiyah 5 Kalitidu, Ummu Iffati A’yunin. Dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 September 2018, sosialisasi Rumah Belajar merupakan program dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (PUSTEKKOM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditujukan agar memberikan pemahaman tentang e -pembelajaran dengan menggunakan portal “RUMAH BELAJAR” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Rumah Belajar merupakan sebuah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi dan interaksi antar komunitas yang dikembangkan oleh Kemdikbud melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) sejak tahun 2011, diharapkan dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh guru, siswa dan masyarakat luas untuk belajar. Portal Rumah Belajar sendiri memiliki delapan Fitur Utama dan tiga fitur pendukung. Fitur utama tersebut terdiri dari Fitur Sumber belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya.

Terkait dengan proses pembelajaran di dunia kerja atau biasa disebut Praktek Kerja Industri yang dilakukan oleh siswa saat mereka menduduki kelas XI. Guru di SMK Muhammadiyah 5 Kalitidu bersepakat untuk manfaatkan “Kelas Maya” Rumah Belajar Kemdikbud untuk memberikan kelas tambahan untuk materi pelajaran di luar mata pelajaran produktif bagi siswa kelas XI yang mengikuti Praktek Kerja Industri selama empat bulan ini. Kelas Maya merupakan sebuah learning management system (LMS) atau sebuah sistem aplikasi perangkat lunak berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Perangkat sistem ini berguna untuk merencanakan, melaksanakan, dan menilai proses dan produk belajar siswa.  Lebih dari itu, sistem ini berguna untuk meningkatkan sistem perbaikan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Pendaftaran akun kelas maya sebagai guru

Kepala Sekolah SMK Muhamamdiyah 5 Kalitidu, Lilik Rohmawati, S.Pd menuturkan bahwasannya,”Meskipun siswa kelas XI ini melakukan praktek kerja industri selama empat bulan, bukan berarti siswa melupakan atau mengesampingkan mata pelajaran lain, agar guru tidak menanggalkan kewajibannya untuk mengajar dan mendidik maka dalam bentuk tanggungjawab itu harus membuat tambahan kelas dengan menggunakan “kelas maya” ini karena ke depan siswa kelas XI ini juga tetap dituntut untuk melakukan Penialaian Akhir Semester untuk semua mapel”.